1001 CARA MENGHADAPI HIDUP
Hai teman-teman,
kita ketemu lagi,, kali ini saya akan memberikan beberapa tips yang
mudah-mudahan sangat berguna untuk anda… langsung kita mulai pembahasannya
saja. Pada episode perdana kali ini saya akan memberikan sedikit gambaran
mengenai hidup. Apa sih arti hidup? Untuk apa hidup? Siapa yang meminta hidup? Apa
tujuan anda hidup?? Pernahkan anda
sejenak berfikir bahkan bertanya-tanya mengenai hal-hal tersebut??? Okee gak
usah dijawab… pasti jawabannya juga bervariasi.. :D
Cekidot…
Hidup itu terdiri
dari 5 huruf, H-I-D-U-P. dalam kamus bahasa Indonesiaorang yang hidup artinya
orang tersebut masih bisa bergerak, berpikir, bekerja, beraktifitas. Dalam ilmu
biologi hidup dapat dibedakan dengan membandingkan dengan benda tak hidup. Dan tentu
saja menurut ilmu biologi benda atau makhluk hidup adalah makhluk yang masih
membutuhkan nutrisi, peka terhadap rangsang, berkembang biak, tumbuh dll. Akan tetapi
kita akan membahas pada arti kata hidup yang berkaitan dengan manusia.
Para ilmuan sulit mendefinisikan apa arti kata
hidup, karenakan hidup adalah hal yang kompleks dan bukan merupakan satu ilmu
subtansi. Hidup sendiri banyak orang yang mengartikan bahwa
hidup ini adalah proses, benar sekali hidup ini adalah proses untuk mengabdikan
kepada yang Maha Kuasa. Itu semua tidak salah, namun dalam hidup perlu
diketahui bahwasannya hakekat hidup yang sebenarnya.
Jika dilihat
dari segi Religius, hidup ini untuk menyembah dan mengabdikan diri kepada Tuhan
Yang Maha Esa. Lalu apakah hanya dengan menjalankan ibadah dan aturan2 yang ada
dalam agama? Tentu saja tidak. Kita masih butuh banyak hal yang perlu dilakukan
untuk memenuhi hal-hal yang berkaitan dengan hal keduniawian, dikarenakan dalam
hidup haruslah seimbang (balance).
Dan Hidup jika
dilihat dari realita, hidup ini untuk mempertahankan eksistensi/keberadaannya
dan kelangsungan hidupnya. Dalam hidup bisa diartikan sebagai hal yang mudah,
jika kita berfikir dan menyikapinya dengan hal yang mudah. Namun hidup akan
terasa sulit jika kita hanya berfikir bahwa hidup ini sulit.
Coba kita
renungkan bersama-sama, dalam sehari berapa jam kita benar-benar hidup?
No
|
Aktifitas
|
Lama waktu
|
1
|
Tidur
|
8 jam
|
2
|
Kerja dan belajar
|
8 jam
|
3
|
sosialisasi
|
1-2 jam
|
4
|
Kebutuhan biologis (makan,minum
dll)
|
4 jam
|
5
|
Istirahat & free
|
2 jam
|
Silahkan anda
lihat seberapa lama anda merasakan nikmatnya hidup?? Sedangkan waktu anda
banyak terpotong untuk aktifitas2
tersebut, mungkin anda hanya berfikir bahwa bahagia anda hanya ada jika
pada waktu istirahat dan free.. dan selebihnya adalah beban untuk anda. Jika anda
demikian maka anda telah menyia-nyiakan hidup anda untuk urusan BAHAGIA. Sayang
sekali, hidup anda hanya ada dalam bayang-bayang kegelapan. untuk itu perlu
anda rubah mindset anda bahwa anda haruslah bahagia. Karna untuk bahagia itu
adalah pilihan anda.
Namun kenyataannya,
banyak di antara saudara-saudara kita yang merasakan beratnya hidup mereka. Apakah
benar hidup mereka seberat itu?? Tunggu dulu… ada juga nih gara-gara diputus
pacar, langsung galau dan frustasi. Kita bisa llihat para pemuda saat ini di
jejaring sosialnya saat ini, apa yang mereka tulis di sana?? Yaaa BETULL sekali…
80% di beranda fb, twitter, whatsapp dan bbm status tiap hari pasti GALAU. Ironis
sekali, sangatlah menyedihkan dan hal itu sudah membudaya di kalangan remaja. Bagaimana
nantinya hal tersebut di masa depan mereka?? Secara tidak langsung hal-hal
tersebut akan meracuni para pemuda yang lain.. anak yang belum perah menulis
status galau jadi ikut2an galau. Karena secara tidak langsung ketika mereka
membuka beranda, apa yang pertama kali mereka baca hanyalah status yang
useless. So we have to protect our self..
Dalam hidup
banyak sekali dinamika-dinamika kehiduppan yang setiap saat bisa berubah. Untuk
mengatasi permasalahn hidup ini sering sekali orang berfikir ingin menyelesaikan
masalah berat yang dihadapinya. Untuk pembaca yang pintar, coba anda renungkan
teori saya. Menurut Agus Winarko 2014 masalah-masalah di dunia diklasifikasikan
menjadi 2 jenis yaitu:
1. masalah
yang bisa diatasi
2. masalah
yang tidak bisa diatasi.
Untuk mengatasi
permasalahan hidup, kita cukup dengan menggolongkan jenis masalah apa yang kita
hadapi. Kalo masih bisa kita atasi ya kita atasi sendiri, tapi jika masah
tersebut memang sudah tidak bisa kita atasi, maka masalah tersebut bukanlah
wewenang kita dan kita harus serahkan masalah tersebut pada Tuhan yang maha
Kuasa. Kita ikhlaskan semua hal yang terjadi pada kita. Dengan begitu anda akan
merasa tenang…
Dalam rumus
kimia berlaku juga, tekanan serbanding lurus dengan gaya, artinya jika hidupmu
banyak tekanan maka kemungkinan juga hidup anda kebanyakan gaya.wkwkk bener
gak??
Dalam menyelesaikan
urusan hidup diperlukan kebijaksanaan, orang jawa mengatakan “pepinginginan
bisa sirna dening kawicaksanaan” keinginan dan ambisi bisa hilang karena
kebijaksanaan.
Salam
AGUS WINARKO
Tidak ada komentar:
Posting Komentar