Label

Minggu, 14 September 2014

Konsep Pemahaman Hidup

1001 CARA MENGHADAPI HIDUP
Hai teman-teman, kita ketemu lagi,, kali ini saya akan memberikan beberapa tips yang mudah-mudahan sangat berguna untuk anda… langsung kita mulai pembahasannya saja. Pada episode perdana kali ini saya akan memberikan sedikit gambaran mengenai hidup. Apa sih arti hidup? Untuk apa hidup? Siapa yang meminta hidup? Apa tujuan anda  hidup?? Pernahkan anda sejenak berfikir bahkan bertanya-tanya mengenai hal-hal tersebut??? Okee gak usah dijawab… pasti jawabannya juga bervariasi.. :D
Cekidot…
Hidup itu terdiri dari 5 huruf, H-I-D-U-P. dalam kamus bahasa Indonesiaorang yang hidup artinya orang tersebut masih bisa bergerak, berpikir, bekerja, beraktifitas. Dalam ilmu biologi hidup dapat dibedakan dengan membandingkan dengan benda tak hidup. Dan tentu saja menurut ilmu biologi benda atau makhluk hidup adalah makhluk yang masih membutuhkan nutrisi, peka terhadap rangsang, berkembang biak, tumbuh dll. Akan tetapi kita akan membahas pada arti kata hidup yang berkaitan dengan manusia.
 Para ilmuan sulit mendefinisikan apa arti kata hidup, karenakan hidup adalah hal yang kompleks dan bukan merupakan satu ilmu subtansi.  Hidup  sendiri banyak orang yang mengartikan bahwa hidup ini adalah proses, benar sekali hidup ini adalah proses untuk mengabdikan kepada yang Maha Kuasa. Itu semua tidak salah, namun dalam hidup perlu diketahui bahwasannya hakekat hidup yang sebenarnya.
Jika dilihat dari segi Religius, hidup ini untuk menyembah dan mengabdikan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Lalu apakah hanya dengan menjalankan ibadah dan aturan2 yang ada dalam agama? Tentu saja tidak. Kita masih butuh banyak hal yang perlu dilakukan untuk memenuhi hal-hal yang berkaitan dengan hal keduniawian, dikarenakan dalam hidup haruslah seimbang (balance).
Dan Hidup jika dilihat dari realita, hidup ini untuk mempertahankan eksistensi/keberadaannya dan kelangsungan hidupnya. Dalam hidup bisa diartikan sebagai hal yang mudah, jika kita berfikir dan menyikapinya dengan hal yang mudah. Namun hidup akan terasa sulit jika kita hanya berfikir bahwa hidup ini sulit.
Coba kita renungkan bersama-sama, dalam sehari berapa jam kita benar-benar hidup?
No
Aktifitas
Lama waktu
1
Tidur
8 jam
2
Kerja dan belajar
8 jam
3
sosialisasi
1-2 jam
4
Kebutuhan biologis (makan,minum dll)
4 jam
5
Istirahat & free
2 jam

Silahkan anda lihat seberapa lama anda merasakan nikmatnya hidup?? Sedangkan waktu anda banyak terpotong untuk aktifitas2  tersebut, mungkin anda hanya berfikir bahwa bahagia anda hanya ada jika pada waktu istirahat dan free.. dan selebihnya adalah beban untuk anda. Jika anda demikian maka anda telah menyia-nyiakan hidup anda untuk urusan BAHAGIA. Sayang sekali, hidup anda hanya ada dalam bayang-bayang kegelapan. untuk itu perlu anda rubah mindset anda bahwa anda haruslah bahagia. Karna untuk bahagia itu adalah pilihan anda.
Namun kenyataannya, banyak di antara saudara-saudara kita yang merasakan beratnya hidup mereka. Apakah benar hidup mereka seberat itu?? Tunggu dulu… ada juga nih gara-gara diputus pacar, langsung galau dan frustasi. Kita bisa llihat para pemuda saat ini di jejaring sosialnya saat ini, apa yang mereka tulis di sana?? Yaaa BETULL sekali… 80% di beranda fb, twitter, whatsapp dan bbm status tiap hari pasti GALAU. Ironis sekali, sangatlah menyedihkan dan hal itu sudah membudaya di kalangan remaja. Bagaimana nantinya hal tersebut di masa depan mereka?? Secara tidak langsung hal-hal tersebut akan meracuni para pemuda yang lain.. anak yang belum perah menulis status galau jadi ikut2an galau. Karena secara tidak langsung ketika mereka membuka beranda, apa yang pertama kali mereka baca hanyalah status yang useless. So we have to protect our self..
Dalam hidup banyak sekali dinamika-dinamika kehiduppan yang setiap saat bisa berubah. Untuk mengatasi permasalahn hidup ini sering sekali orang berfikir ingin menyelesaikan masalah berat yang dihadapinya. Untuk pembaca yang pintar, coba anda renungkan teori saya. Menurut Agus Winarko 2014 masalah-masalah di dunia diklasifikasikan menjadi 2 jenis yaitu:
1. masalah yang bisa diatasi
2. masalah yang tidak bisa diatasi.
Untuk mengatasi permasalahan hidup, kita cukup dengan menggolongkan jenis masalah apa yang kita hadapi. Kalo masih bisa kita atasi ya kita atasi sendiri, tapi jika masah tersebut memang sudah tidak bisa kita atasi, maka masalah tersebut bukanlah wewenang kita dan kita harus serahkan masalah tersebut pada Tuhan yang maha Kuasa. Kita ikhlaskan semua hal yang terjadi pada kita. Dengan begitu anda akan merasa tenang…
Dalam rumus kimia berlaku juga, tekanan serbanding lurus dengan gaya, artinya jika hidupmu banyak tekanan maka kemungkinan juga hidup anda kebanyakan gaya.wkwkk bener gak??
Dalam menyelesaikan urusan hidup diperlukan kebijaksanaan, orang jawa mengatakan “pepinginginan bisa sirna dening kawicaksanaan” keinginan dan ambisi bisa hilang karena kebijaksanaan.


Salam

AGUS WINARKO